Masjid Raya Al Mashun: Perpaduan Arsitek Belanda & Warisan Sultan Deli

Sebagai salah satu landmark paling ikonik, Masjid Raya Al Mashun di Medan, Sumatera Utara, memegang peranan krusial dalam sejarah dan kehidupan spiritual kota tersebut. Tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah,...

Masjid Raya Al Mashun - instagram.com/@harnodp
Masjid Raya Al Mashun – instagram.com/@harnodp

Sebagai salah satu landmark paling ikonik, Masjid Raya Al Mashun di Medan, Sumatera Utara, memegang peranan krusial dalam sejarah dan kehidupan spiritual kota tersebut. Tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah, bangunan ini adalah sebuah mahakarya arsitektur yang menceritakan kisah kombinasi budaya dan kemegahan Kesultanan Deli. Masjid ini pertama kali didirikan pada masa pemerintahan Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alam, masjid ini berdiri tegak sebagai saksi bisu perkembangan sebuah peradaban Islam di wilayah timur laut Sumatera kala itu.

Masjid Raya Al Mashun memang sebuah bangunan yang memukau, tapi bukan hanya dari segi sejarahnya saja. Akan tetapi juga karena ia dirancang dan dibangun dengan gaya yang sangat unik sehingga memorable. Ketika pengunjung pertama kali mengunjungi tempat ini, bangunan tersebut akan memberikan kesan Eropa yang sangat kental. Adanya kesan tersebut bukan tanpa alasan, Sultan Deli mempercayakan pembangunan masjid ini kepada seorang arsitek yang berasal dari Belanda, Theodoor Van Erp. Dimana ia juga seseorang yang dipilih untuk merancang Istana Maimun yang tersohor. Kombinasi antara gaya arsitektur Maroko, Eropa, dan Melayu menciptakan sebuah identitas visual yang tidak tertandingi, menjadikan bangunan ini sebagai salah satu yang tertua dengan gaya paling khas di Indonesia.

Masjid Raya Al Mashun, pusaka Kesultanan Deli

Tempat beribadah ini pertama kali dibangun pada tahun 1906 dan selesai pada tahun 1909. Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alam adalah pendiri sekaligus penyandang dana utama dari pembangunan masjid ini. Dan konon katanya, pembangunan masjid ini sebagai bagian dari kompleks istana kerajaan. Kemudian dana pembangunannya sebagian besar berasal dari kekayaan Kesultanan Deli yang kala itu sedang beda di puncak kejayaan berkat memiliki kebun tembakau dan hasil bumi lainnya.

Baca juga: Masjid Agung Cirebon: Warisan Walisongo dan Arsitektur Tiga Budaya

Masjid ini terbagi menjadi lima bagian utama, yakni ruang tamu, tempat wudhu, menara, gerbang, dan empat serambi di sisi timur, selatan, utara, dan barat. Material-material yang digunakan pun datang dari luar negeri, contohnya marmer untuk lantai. Kemudian ada sebagian dinding interior yang diimpor dari Italia dan Jerman. Tidak lupa dengan hiasan di dalam, yakni lampu gantung yang eksklusif didatangkan dari Prancis. Kualitas dari material dan detail pengerjaan masjid ini menunjukkan betapa seriusnya Sultan dalam mewujudkan visi arsitekturalnya.

Sentuhan Eropa dan Kemegahan Islam

Elemen yang paling menonjol dan menjadi titik visual adalah bentuk atap dan exterior dari tempat beribadah ini. Dimana, tempat beribadah ini tidak menerapkan atap tumpang khas Nusantara, akan tetapi menerapkan gaya arsitektur Timur Tengah yang dipengaruhi oleh Estetika Moor Spanyol dan Maroko. Kemudian, salah satu fitur yang paling ikonik adalah tempat serambi yang berbentuk persegi delapan yang mengelilingi bangunan utama. Serambi ini tidak hanya berfungsi sebagai area masuk saja, tetapi juga menambah kemegahan dan kesan ruang yang sangat luas. Serta di setiap sudut serambi, terdapat beberapa pilar besar dan kokoh yang menopang, sehingga kesan Eropa dari bangunan ini menjadi lebih kuat.

Sementara itu pada bagian tengah atap terdapat kubah masjid utama, dimana ia dikelilingi oleh empat kubah masjid kecil. Bentuknya bundar dan meruncing ke atas adalah terinspirasi dari arsitektur Moor yang memberikan kontras indah dengan pilar bergaya Eropa. Jendela kaca patri , ukiran kayu yang halus, dan kaligrafi indah yang menghiasi interior semakin memperkuat kombinasi antara keindahan seni Islam dan ketelitian desain Eropa.

Cari Pengrajin atau Kontraktor Kubah Masjid atau Musholla?

Hubungi tim kami untuk simulasi harga gratis & survei lokasi.

Cari Kubah Masjid Terdekat? kubahku.com Jawabannya!
Kami melayani seluruh kota diseluruh indonesia. Kami siap datang ke lokasi Anda dan membantu mulai dari perencanaan, pembuatan, hingga pemasangan kubah masjid yang kokoh dan indah.

Konsultasi Sekarang

Dapatkan kubah masjid berkualitas dengan harga terjangkau dan pelayanan terdekat dari tim ahli kami.

Ingin Menyesuaikan Kubah Untuk Proyek Masjid Anda?

Konsultasikan ukuran bangunan, lokasi proyek, pilihan bahan, motif, warna, dan estimasi pengiriman dengan admin Kubahku.com.

Konsultasi Via WhatsApp

Baca Juga

Referensi Lain Untuk Membantu Perencanaan Proyek Kubah Masjid.

Chat Admin Estimasi cepat