Masjid Agung Singkawang, Ikon Religi Kebanggan Masyarakat Singkawang

Masjid Agung Singkawang merupakan salah satu bangunan keagamaan bersejarah yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Masjid yang lebih dikenal dengan nama Masjid Raya Singkawang ini tidak hanya menarik...

Masjid Agung Singkawang - image source: indonesiakaya.com
Masjid Agung Singkawang – image source: indonesiakaya.com

Masjid Agung Singkawang merupakan salah satu bangunan keagamaan bersejarah yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Masjid yang lebih dikenal dengan nama Masjid Raya Singkawang ini tidak hanya menarik perhatian karena arsitekturnya, tetapi juga karena lokasinya yang berada di tengah kawasan masyarakat Tionghoa. Keberadaannya menjadi gambaran panjang tentang kehidupan masyarakat yang hidup berdampingan dalam keberagaman.

Masjid Agung Singkawang berdiri di Jalan Merdeka, Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, dan memiliki sejarah panjang sejak akhir abad ke-19. Masjid ini didirikan pada 1885 oleh dua saudagar asal India, Bawasahib Marican dan putranya, Haji B. Achmad Marican. Seiring perjalanan waktu, bangunannya mengalami kebakaran, perluasan, serta renovasi hingga tampil dalam bentuk yang lebih megah seperti sekarang.

Sejarah Masjid Agung Singkawang

Awal berdirinya Masjid Raya Singkawang tidak dapat dilepaskan dari aktivitas perdagangan di Singkawang. Bawasahib Marican merupakan saudagar asal Distrik Karikal, Kalkuta, India, yang tiba di Hindia Belanda sekitar 1870. Selain berdagang batu permata, ia juga berkebun kelapa dan gambir serta beternak sapi. Pada 1875, ia diangkat sebagai “kapiten India” oleh pemerintah Belanda untuk menangani urusan masyarakat India di Singkawang.

Baca juga: Mengenal Masjid Agung Kubah Timah, Ikon Kemegahan Karya Ridwan Kamil

Pada 1885, Bawasahib Marican membangun masjid di atas tanah miliknya yang berbentuk segitiga. Bangunan awalnya masih berukuran kecil dan sederhana serta belum memiliki menara. Menariknya, pada masa yang hampir bersamaan, seorang kapiten Tionghoa mendirikan tempat ibadah di dekat masjid. Kedua rumah ibadah tersebut berdiri berdampingan dan menjadi bagian dari sejarah keharmonisan antar-etnis dan agama di Singkawang.

Masjid kemudian mengalami kebakaran dan dibangun kembali. Perluasan berlangsung beberapa kali, termasuk pada 1974 dan 1978. Renovasi besar kembali dilakukan pada 2007 dan pelaksanaannya mulai terwujud pada 2008. Proses pemugaran tersebut membuat masjid tampil lebih besar dan modern, tetapi beberapa bagian lama tetap dipertahankan sebagai pengingat sejarah.

Arsitektur & Interior

Secara visual, Masjid Raya Singkawang memiliki karakter yang mudah dikenali melalui perpaduan warna hijau dan putih pada bangunannya. Tampilan tersebut memberikan kesan terang, sementara keberadaan Gunung Poteng atau Gunung Jempol di latar belakang semakin memperkuat daya tarik visual kawasan masjid. Pada malam hari, pencahayaan bangunan dan taman membuat suasananya semakin menarik.

Untuk mencapai halaman masjid, pengunjung melewati 15 anak tangga yang berada di beberapa sisi bangunan. Tata kawasan yang tertib turut memperkuat kesan megah dan terawat. Di bagian interior, salah satu elemen paling menarik adalah tiang penyangga berbahan kayu ulin yang kokoh. Material tersebut menjadi bagian penting dari karakter ruang dalam sekaligus memperlihatkan keberadaan unsur lama yang masih dipertahankan.

Sirkulasi udara juga didukung lubang ventilasi dan jendela-jendela besar. Elemen tersebut membuat ruang dalam terasa lebih terbuka dan membantu menjaga kenyamanan jamaah. Setelah renovasi, bangunan masjid memiliki kubah besar dan dua menara di bagian belakang, sedangkan satu menara lama tetap dipertahankan.

Dekorasi dan Elemen Bersejarah

Salah satu daya tarik Masjid Raya Singkawang adalah kemampuannya mempertahankan sejumlah elemen lama di tengah perubahan arsitektur. Kubah kecil dari bangunan lama masih dipertahankan, begitu pula sebuah tugu berwarna emas di sisi kanan bagian belakang masjid. Tugu tersebut berbentuk kubus dengan tinggi sekitar tiga meter dan memiliki kolam di bagian tengahnya.

Kubah besar dan dua menara di bagian belakang merupakan hasil renovasi tahun 2008. Perpaduan elemen lama dan baru membuat bangunan ini tidak sekadar tampil megah, tetapi juga memiliki lapisan sejarah yang dapat dikenali melalui bagian-bagian yang masih dipertahankan. Sementara itu, bangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an juga ditambahkan di bagian belakang sebagai fasilitas pendukung kegiatan pendidikan keagamaan.

Jika berbicara mengenai pengembangan desain masjid, penggunaan elemen seperti kubah dan menara dapat menjadi referensi visual tersendiri. Berbagai portofolio desain masjid juga dapat memberikan gambaran bagaimana unsur tradisional dan modern dapat dipadukan tanpa menghilangkan karakter sebuah bangunan.

Simbol Kerukunan Multietnis

Keunikan terbesar Masjid Raya Singkawang justru berada pada konteks sosial di sekitarnya. Masjid ini berjarak sekitar 200 meter dari Vihara Tri Dharma Bumi Raya, salah satu vihara tertua di Singkawang. Kedekatan dua rumah ibadah berbeda agama tersebut telah lama menjadi simbol kehidupan masyarakat yang berdampingan secara harmonis.

Sejarah pendiriannya pun memperlihatkan perjumpaan berbagai latar belakang budaya. Masjid dibangun oleh saudagar India, berada di lingkungan masyarakat Tionghoa, dan berkembang di kota yang dikenal memiliki keberagaman etnis. Karena itu, Masjid Raya Singkawang memiliki nilai yang melampaui fungsi sebagai tempat ibadah.

Dengan perpaduan sejarah panjang, arsitektur yang mempertahankan elemen lama, serta lingkungan multietnis yang harmonis, masjid ini menjadi salah satu landmark menarik di Kota Singkawang. Bagi wisatawan maupun masyarakat yang ingin mengenal sejarah perkembangan Islam di Kalimantan Barat, Masjid Raya Singkawang menawarkan pengalaman yang tidak hanya berkaitan dengan bangunan, tetapi juga tentang toleransi dan kehidupan bersama.

Cari Pengrajin atau Kontraktor Kubah Masjid atau Musholla?

Hubungi tim kami untuk simulasi harga gratis & survei lokasi

Cari kubah masjid terdekat? kubahku.com jawabannya!

Kami melayani seluruh kota diseluruh indonesia. Kami siap datang ke lokasi Anda dan membantu mulai dari perencanaan, pembuatan, hingga pemasangan kubah masjid yang kokoh dan indah.

Konsultasi Sekarang

Dapatkan kubah masjid berkualitas dengan harga terjangkau dan pelayanan terdekat dari tim ahli kami.

Ingin Menyesuaikan Kubah Untuk Proyek Masjid Anda?

Konsultasikan ukuran bangunan, lokasi proyek, pilihan bahan, motif, warna, dan estimasi pengiriman dengan admin Kubahku.com.

Konsultasi Via WhatsApp

Baca Juga

Referensi Lain Untuk Membantu Perencanaan Proyek Kubah Masjid.

Chat Admin Estimasi cepat