Masjid Agung Palembang: Sejarah, Paduan Arsitektur, dan Pesona Ornamen

Masjid Agung Palembang atau bernama resmi Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo adalah tempat beribadah megah. Dimana ia menjadi saksi bisu perkembangan peradaban Islam di Sumatera Selatan dari dulu hingga...

masjid agung palembang - instagram.com/@sandiyanto
masjid agung palembang – instagram.com/@sandiyanto

Masjid Agung Palembang atau bernama resmi Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo adalah tempat beribadah megah. Dimana ia menjadi saksi bisu perkembangan peradaban Islam di Sumatera Selatan dari dulu hingga sekarang. Kehadiran dari tempat beribadah ini bukan hanya untuk tempat salat, akan tetapi menjadi sebuah simbol keagamaan dan identitas budaya Kesultanan Palembang Darussalam. Bangunan ini selesai pada tahun 1748 Masehi pada masa Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo. Lokasi dari tempat ibadah ini mudah dijangkau dan strategis, yakni diatas lahan bekas Keraton. Hal ini menunjukkan perubahan kekuasaan yang kuat ke arah pusat keagamaan.

Masjid Agung Palembang telah melalui beberapa kali perluasan dan renovasi besar, dimana bertujuan untuk menampung jumlah jamaah yang terus bertambah. Dan tempat beribadah ini menjadi salah satu masjid tertua dan termegah yang ada di Indonesia. Pada awalnya, arsitektur dari tempat beribadah ini didominasi oleh gaya Nusantara tradisional, terlihat dari atap limas bertingkat tiga yang khas. Akan tetapi, setelah dilakukan renovasi besar-besaran membawa masuk pengaruh baru yang kaya akan makna.

Akulturasi Arsitektur Masjid Agung Palembang

Seiring waktu dengan adanya pengaruh dari budaya luar, tempat beribadah ini memadukan beberapa gaya arsitektur utama, yakni Nusantara, Tiongkok, dan Eropa. Gaya arsitektur Tiongkok bisa dilihat dari beberapa ukiran-ukiran yang khas menghiasi tempat ibadah ini. Kemudian, gaya Eropa baru diterapkan pada saat renovasi besar di awal abad ke-20, dimana pada masa ini menambahkan dua menara kembar. Menara-menara tersebut mirip dengan menara gereja Eropa dengan ini menjadikan ciri khas yang unik untuk menunjukkan toleransi di Palembang.

Salah satu elemen yang paling mencolok adalah atap masjid yang bentuknya tidak lagi limas bertingkat tiga. Akan tetapi sudah dilengkapi dengan kubah masjid utama yang besar dan megah, serta beberapa kubah kecil yang mendampingi disekitarnya. Perubahan pada tempat beribadah tersebut menunjukkan adaptasi terhadap tren arsitektur masjid global. Dimana kubah masjid seringkali identik dengan simbol Islam universal. Apalagi kubah masjid adalah salah satu titik visual dari luar masjid.

Baca juga: Masjid Agung Sumenep: Perpaduan Beberapa Budaya Nusantara

 

Elemen lain yang memancarkan keindahan tempat ibadah ini adalah dekorasi-dekorasi yang diterapkan. Contohnya interior masjid dihiasi dengan ukiran kayu yang rumit khas Palembang dan kaligrafi Arab yang indah. Selain sebagai penghias ruangan, dekorasi tersebut memiliki makna filosofis dan keagamaan. Mimbar masjid diukir dengan ukiran yang detail dan halus melambangkan wibawa tempat khutbah disampaikan. Kemudian ada lantai marmer, jendela-jendela tinggi, dan tiang-tiang yang menopang dan berdiri kokoh menambah suasana menjadi damai dan tenang setiap jamaah datang. Penerapan warna dan motif pada elemen-elemen yang diterapkan sebagai bktu kekayaan warisan seni ukir Pelembang sudah diturunkan dari generasi ke generasi selanjutnya.

Jadi secara keseluruhan, Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo adalah bangunan bersejarah dan mahakarya peradaban Islam yang ada di Nusantara. Hal ini membuktikan sejarah ketahanan spiritual umat Islam, kemampuan dalam beradaptasi dengan budaya. Dan keindahan seni yang diterapkan pada masjid untuk dipersembahkan pada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Keberadaan dari tempat ibadah ini menjadi pusat banyak kegiatan agama hingga kini, seperti pendidikan, kajian, budaya, memanggil para umat atau masyarakat untuk merenungi kebesaran Sang Pencipta.

Selain itu, dikarenakan tempat ibadah ini adalah sebuah warisan yang berharga, penting untuk melestarikan dan merawatnya. Apalagi tempat beribadah ini menerapkan akulturasi budaya yang harmonis dalam seni Arsitektur. Dari paduan beberapa gaya, yakni Nusantara, Tiongkok, hingga Eropa, serta beberapa dekorasi yang indah menghiasi masjid ini.

Ingin Menyesuaikan Kubah Untuk Proyek Masjid Anda?

Konsultasikan ukuran bangunan, lokasi proyek, pilihan bahan, motif, warna, dan estimasi pengiriman dengan admin Kubahku.com.

Konsultasi Via WhatsApp

Baca Juga

Referensi Lain Untuk Membantu Perencanaan Proyek Kubah Masjid.

Chat Admin Estimasi cepat