Masjid Agung Surakarta: Sejarah, Arsitektur Klasik, Dekorasi Mataram

Masjid Agung Surakarta memiliki nama remis Masjid Agung Surakarta Hidiningrat. Dimana tempat beribadah ini adalah bangunan peninggalan bersejarah yang menjadi simbol keagungan Kesultanan Mataram Islam. Tempat beribadah ini didirikan oleh...

Masjid Agung Surakarta - instagram.com/@pvlangpagi
Masjid Agung Surakarta – instagram.com/@pvlangpagi

Masjid Agung Surakarta memiliki nama remis Masjid Agung Surakarta Hidiningrat. Dimana tempat beribadah ini adalah bangunan peninggalan bersejarah yang menjadi simbol keagungan Kesultanan Mataram Islam. Tempat beribadah ini didirikan oleh Sri Susuhunan Pakubuwono I pada tahun 1745 Masehi, setelah pusat pemerintahan Mataram dipindahkan dari Kartasura ke Desa Sala yang kemudian menjadi Surakarta. Akan tetapi fungsinya tidak hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga memiliki peran sebagai masjid utama sekaligus tanda penting bagi keberadaan Keraton. Letak dari tempat beribadah berada di pusat kota yang mencerminkan bahwa tata kota Tradisional Jawa yang menempatkan tiga pusat kekuasaan. Tiga pusat kekuasaan tersebut adalah keraton (pusat politik dan budaya), Alun-alun (pusat kegiatan rakyat), dan Masjid (pusat spiritual).

Perlu diketahui, Masjid Agung Surakarta sudah mengalami beberapa kali renovasi dan perluasan, terutama pada masa pemerintahan Pakubuywono IV dan Pakubuwono X. Meskipun begitu, desain arsitektur yang asli tetap dipertahankan, sehingga menjadikannya salah satu contoh terbaik dari Arsitektur Jawa Klasik yang otentik.

Arsitektur Klasik: Kesederhanaan dan Filosofi Jawa

Arsitektur dari tempat beribadah ini menerapkan gaya tradisional dengan ciri yang sangat khas. Selain itu, atap dari bangunan utama masjid berbentuk seperti joglo limasan dengan atap piramida susun tiga. Tentunya penerapan gaya arsitektur tersebut tidak asal-asalan karena pasti ada makna atau filosofinya. Kemudian atap tersebut ditopang dengan tiang-tiang utama yang disebut dengan Saka Guru yang berjumlah empat buah dengan material kayu jati diameter besar. Tidak hanya sebagai penopang saja, akan tetapi memiliki makna empat penjuru mata angin dan empat unsur kehidupan.

Baca juga: Masjid Al Irsyad: Keunikan Desain Kubus Modern Tanpa Kubah

Kemudian pada bagian serambi masjid yang disebut dengan Pendhapa yang ditopang dengan Tiang Biasa. Memiliki desain terbuka mencerminkan sifat dakwah Islam yang terbuka dan merangkul. Selain itu, pada serambi juga dapat Bedug Kyai Bagus dan Kentongan Kyai Balad yang digunakan sebagai tanda waktu shalat. Kombinasi unik antara tradisi Islam dengan kearifan lokal Jawa. Kemudian masjid ini juga memiliki sebuah pagongan pada bagian utara dan selatan, yang berfungsi sebagai tempat memainkan gamelan saat perayaan Maulid Nabi (Sekaten).

Salah satu aspek penting dalam arsitektur tempat beribadah ini adalah penggunaan kubah masjid. Akan tetapi, dalam tradisi Mataram Islam, atap tumpang lebih diprioritaskan sebagai simbol dari ketinggian spiritual dan adaptasi budaya. Meskipun begitu, seiring perkembangan zaman dan pengaruh gaya arsitektur Timur Tengah, elemen modern contohnya kubah masjid dengan ukuran kecil mulai ditambahkan pada bagian menara. Namun, perlu diketahui penerapan kubah masjid dengan ukuran kecil tidak diterakan pada atap bangunan utama.

Dekorasi Mataram Islam yang Megah

Dekorasi-dekorasi yang diterapkan pada tempat beribadah ini didominasi oleh kombinasi antara kesederhanaan dan kemegahan Mataram Islam. Interiornya dihiasi dengan ukiran-ukiran kayu jati, contohnya pada mimbar, mihrab, dan maksura atau tempat shalat raja. Ukiran yang digunakan adalah motif flora yang dipadukan dengan Arab halus, umumnya kerap disajikan pada gaya Prada atau lapisan emas yang menambahkan kesan agung. Kemudian untuk warna yang mendominasi pada tempat beribadah ini adalah hijau yang dikombinasikan dengan kuning emas. Warna-warna yang melambangkan kemakmuran dan kehormatan pada budaya Jawa. Selain itu, material lantai marmer dan lampu gantung kristal juga digunakan untuk menghiasi tempat beribadah ini tentunya. Kehadiran dari dari dekorasi-dekorasi tersebut menunjukkan pengaruh Eropa pada masa pemerintahan raja-raja terakhir. Sehingga tidak heran jika kehadirannya menambah dimensi fusion dekorasi.

Cari Pengrajin atau Kontraktor Kubah Masjid atau Musholla?

Hubungi tim kami untuk simulasi harga gratis & survei lokasi.

Cari Kubah Masjid Terdekat? kubahku.com Jawabannya!
Kami melayani seluruh kota diseluruh indonesia. Kami siap datang ke lokasi Anda dan membantu mulai dari perencanaan, pembuatan, hingga pemasangan kubah masjid yang kokoh dan indah.

Konsultasi Sekarang

Dapatkan kubah masjid berkualitas dengan harga terjangkau dan pelayanan terdekat dari tim ahli kami

Ingin Menyesuaikan Kubah Untuk Proyek Masjid Anda?

Konsultasikan ukuran bangunan, lokasi proyek, pilihan bahan, motif, warna, dan estimasi pengiriman dengan admin Kubahku.com.

Konsultasi Via WhatsApp

Baca Juga

Referensi Lain Untuk Membantu Perencanaan Proyek Kubah Masjid.

Chat Admin Estimasi cepat