Masjid Agung Sumenep: Perpaduan Beberapa Budaya Nusantara

Masjid Agung Sumenep atau biasa dikenal dengan Masjid Jami’ Panembahan Somala adalah warisan tak ternilai dari Kesultanan Sumenep pada akhir abad ke-18. Pada masa pemerintahan Panembahan Somala (Adipati Sumenep XXXI),...

Masjid Agung Sumenep(Istimewa)
Masjid Agung Sumenep(Istimewa)

Masjid Agung Sumenep atau biasa dikenal dengan Masjid Jami’ Panembahan Somala adalah warisan tak ternilai dari Kesultanan Sumenep pada akhir abad ke-18. Pada masa pemerintahan Panembahan Somala (Adipati Sumenep XXXI), pembangunan masjid ini selesai pada tahun 1787 M. Desain arsitektur dari tempat beribadah ini sangat unik, karena menggabungkan beberapa budaya yang mencerminkan era keterbukaan dan toleransi Keraton Sumenep. Dalam islam, akulturasi budaya dalam arsitektur masjid itu diperbolehkan selama tidak mengandung unsur-unsur kesyirikan. Keunikan tiga budaya yang diterapkan pada arsitektur masjidnya adalah unsur Jawa, Madura, Tiongkok, Arab bahkan Eropa menjadi sebuah desain yang sangat harmonis.

Panembahan Somala sendiri menggabung beberapa budaya bertujuan untuk merangkul keberagaman elemen sebagai kebijaksanaan dalam berdakwah. Beliau menerapkan unsur-unsur tersebut mengikuti jejak para pendahalunya yang meyakini bahwa islam menyebar bukan dengan paksaan. Akan tetapi melalui keindahan budi pekerti dan akultutasi budaya yang tidak melanggar syariat. Dan jumhur ulama pun selalu mengingatkan bahwa inti dari masjid adalah tempat sujud. Oleh sebab itu, kemewahan arsitektur bukan prioritas, yang paling prioritas adalah kekhusyukan ibadah dan kesederhanaan.

Desain Arsitektur Induk: Pengaruh Jawa dan Ketiadaan Kubah Modern

Secara garis besar, arsitektur dari bangunan utama Masjid Agung Sumenep didominasi oleh desain arsitektur tradisional Nusantara, khususnya Jawa. Hal ini bisa Anda lihat sendiri pada bentuk bagian atapnya yang atap tumbang bersusun tiga. Biasanya atap model ini menjadi ciri khas dari masjid-masjid kuno di Indonesia, arsitektur ini berfungsi mengakomodasi iklim tropis dan bermakna tingkatan dalam spiritualitas.

Asal Anda ketahui, stuktur utama pada Masjid Jami’ ini ditopang oleh tiang-tiang dari material kayu jati yang kokoh dan tidak termakan waktu. Selain perawatan masjidnya lebih mudah, penerapan material ini bermakna kekuatan dan kekekalan dalam ajaran Islam. Desain ini seperti halnya dengan arsitektur Jawa yang mengutamakan keselarasan dengan alam. Cat-cat pada dinding dipilih dengan warna yang tidak mencolok, agar kekhusyukan jamaah tidak terganggu dan fokus pada mihrab dan ibadah.

Menariknya, desain puncak atap utama ini tidak ditemukan pada kubah masjid yang besar dan bulat, seperti Masjid Istiqlal Jakarta. Sebagai gantinya, terdapat desain yang khas pada mahkota atap yang bersimbol keagungan dan biasa dihiasi kaligrafi tauhid. Desain kubah masjid yang tidak biasa ini menunjukkan bahwa desain masjid ini berasal dari periode pra-modern Islam di Nusantara. Dimana pada kala itu, elemen kubah belum menjadi syarat wajib arsitektur masjid yang dipopulerkan dari pengaruh Timur Tengah.

Dekorasi Akulturatif: Jejak Tiongkok, Madura, dan Syar’i

Penggunaan gaya arsitektur pada masjid ini memang terbilang sangat unik, dan salah satu gaya yang diterapkan adalah gaya desain Tiongkok. Tentunya ini sangat menonjol, apalagi gaya desainnya diterapkan pada bagian gerbang depan utama dan dirancang oleh Lauw Piango, arsitektur keturunan Tiongkok. Gapura ini berwarna kuning putih keemasan, sehingga menyerupai arsitektur klenteng. Selain pada gapura masjid, unsur desain Tiongkok juga diterapkan pada dinding mihrab dan maksurah. Tentunya ukiran-ukiran yang diterapan pada tempat beribadah ini tidak mengganggu para jamaah dalam kekhusyukan beribadah. Jadi, dekorasi-dekorasi tersebut bisa dipandang sebagai bentuk hiasan yang bernilai estetika.

Jadi secara keseluruhan, Masjid Jami’ Sumenep adalah bukti nyata bahwa seni dan arsitektur bisa bersatu dan menjadi sarana dakwah dan toleransi. Selama esensi ketauhidannya tetap terjaga kokoh dan menyimpang dari sebagaimana harusnya.

 

Ingin Menyesuaikan Kubah Untuk Proyek Masjid Anda?

Konsultasikan ukuran bangunan, lokasi proyek, pilihan bahan, motif, warna, dan estimasi pengiriman dengan admin Kubahku.com.

Konsultasi Via WhatsApp

Baca Juga

Referensi Lain Untuk Membantu Perencanaan Proyek Kubah Masjid.

Chat Admin Estimasi cepat